Blora – Pemerintah Kabupaten Blora memasang target ambisius untuk pertumbuhan ekonomi di tahun 2026. Setelah berhasil mencatatkan angka 5,4 persen sepanjang 2025, Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Blora akan menjadi salah satu motor penggerak utama.

Harapan ini disampaikan Arief saat menghadiri Gebyar Undian Tabungan 2026 PT BPR BKK Blora, yang digelar meriah di Hotel Azana Garden Hill Blora, Rabu (13/5/2026).

"Kami tidak ingin BPR BKK hanya menjadi bank biasa. Kami ingin bank ini bergerak di sektor-sektor riil, menyentuh langsung usaha kecil dan masyarakat bawah. Itulah kontribusi nyata yang kami harapkan untuk mendongkrak ekonomi daerah," tegas Arief dalam sambutannya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Blora itu juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja BPR BKK Blora (Perseroda). Menurutnya, bank pelat merah ini tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga terbukti memberikan dampak nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Penghargaan yang diterima BPR BKK Blora, seperti Top BUMD Awards Bintang 4 dari Majalah Top Business dan apresiasi dari Infobank, adalah bukti nyata pengelolaan yang profesional dan berintegritas. Ini bukan sekadar piala, tapi cerminan kerja keras dan kepercayaan publik," ujar Arief bangga.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPR BKK Blora, Puguh Haryono, memaparkan capaian kinerja yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2026, bank ini berhasil menyetorkan dividen total Rp9,07 miliar, terdiri dari Rp4,63 miliar untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Rp4,44 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Blora.

Lebih membanggakan lagi, Return on Investment (ROI) BPR BKK Blora tercatat mencapai 32,64 persen. Angka ini menunjukkan efisiensi dan optimalisasi pengelolaan perusahaan yang luar biasa.

"Sebagai bank milik pemda provinsi dan kabupaten, kami punya tanggung jawab moral untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami berkomitmen memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bertransaksi di seluruh jaringan kami. Semoga capaian ini menjadi fondasi menuju pertumbuhan berkelanjutan," pungkas Puguh.