Blora Updates - Jalan berlubang memberikan inspirasi tuk berbuat bagi bagi lansia satu ini. Bagi Mbah Rawi (68th) warga dukuh Karanganyar Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban menyikapi jalan berlubang sebagai pengabdian sekaligus mendulang berkah.

Mbah Rawi setiap hari menambal jalan berlubang di sepanjang jalan Cepu-Kedungtuban, dengan tanah yang terdapat di pinggir jalan tersebut,  mbah Rawi menjalani pekerjaannya ini sudah berjalan 7 tahun secara sukarela / inisatif pribadi. 

Dia mendapatkan ucapan terima kasih dari para pengendara mobil atau truk yang lewat, dengan mengarahkan bakul yang dia bawa pada pengendara. Penghasilan yang dia dapat pun tidak pasti, tak pernah lebih dari kisaran Rp. 20.000,- sampai dengan Rp. 30.000,- perhari. Berbekal cangkul dan serok, dengan cekatan mbah Rawi menambal lubang tersebut. 

Cacian yang dia terima, tak pernah menyurutkan semangatnya untuk menambal setiap lubang di jalanan. 



" Aku mbantu pemerintah kok, karo nylametno wong sing liwat ben gak tibo, nek masalah rejeki iku wes di atur karo Seng Kuoso ( aku hanya membantu pemerintah saja kok, dan menyelamatkan orang yang lewat biar tidak terjatuh. Kalau masalah rejeki  itu sudah di atur sama Yang Maha Berkuasa Allah SWT ). " tegas Mbah Rawi ketika ada teman seusianya nyinyir mencela pekerjaan yang dilakukan.

Tanpa anak dengan penghasilan yang dia dapat tiap hari, Mbah Rawi menghidupi  istrinya yang sudah sakit-sakitan. Bagi Mbah Rawi, pekerjaan ini lebih mulia daripada dia hanya meminta tanpa keluar tenaga dan keringat.


" Usaha dari hasil keringat sendiri lebih nikmat dan lebih  bisa di rasakan Nduk . " pungkas Mbah Rawi dengan kepada tim Blora Updates. ( Esthi Dipta )