Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jembatan Biru : Wisata Murah, Namun ber–‘View’ Indah nan Megah

Selasa, 29 Mei 2018 | 3:05 PM WIB | 0 Views Last Updated 2018-10-11T23:47:34Z
Jembatan Biru yang terletak di Desa Sumurup, Kec. Tuntang, Kab. Semarang merupakan objek wisata murah, sehingga cocok untuk dikunjungi saat akhir bulan. [ISTIMEWA]
SEMARANG – Tanggal tua bukan menjadikan alasan kita untuk tidak jalan–jalan, berwisata ria dan menikmati indahnya alam ciptaan–Nya. Meski uang jatah bulanan menipis karena belum mendapatkan transferan dari orang tua, tidak menjadikan reporter patah semangat untuk liputan di tempat wisata. Jembatan Biru merupakan spot yang tepat untuk pelarian dan dijadikan bahan liputan.
Kenapa ?
Sebab, hanya dengan bermodalkan uang sebesar dua ribu rupiah saja untuk parkir, sudah dapat menikmati surga dunia yang terletak di Desa Sumurup, Tuntang, Kabupaten Semarang itu. Selain murah, akses menuju lokasi juga sangat mudah, yakni dari perjalanan dari Kota Salatiga, belok ke kiri sejauh sekitar 350 meter setelah Jembatan Tuntang.
Keindahan Rawa Pening dan warna biru dari jembatan yang selaras dengan warna awan di atasnya, menjadi bonus pertama bagi pengunjung dan mampu menghipnotisnya. [Doc. L17'UN]
Pemandangan yang disuguhkan di Jembatan yang berdiri kokoh di atas Rawa Pening itu, mampu menghipnotis para pengunjung yang datang dari berbagai kota. Bonus pertama yang didapat pengunjung setelah masuk lokasi, yakni pemandangan yang amat indah dari hamparan Rawa Pening dan warna biru dari jembatan yang selaras dengan awan di atasnya.
'Spot' foto terbaik. Pertemuan tiga gunung, yakni Gunung Merbabu, Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo yang menjadi 'background' alam untuk berfoto. [Doc. L17'UN]
Selain itu, ada beberapa keunggulan yang menjadikan daya tarik pengunjung. Salah duanya, yakni memiliki spot foto terbaik di tengah jembatan dengan background pertemuan tiga gunung, Gunung Merbabu, Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo. Lalu, jika sedang beruntung, pengunjung dapat melihat kereta uap yang melintas di depan tempat wisata murah nan megah tersebut.  
Reporter (belakang) bersama kameraman saat liputan di Jembatan Biru, Tuntang, Kabupaten Semarang. Sabtu, 26 Mei 2018 lalu. [Doc. L17'UN]
Keindahan dan keunggulan tersebut mampu menarik wisatawan dari lokal maupun luar kota bahkan mancanegara. Hal tersebut, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah motor yang diparkirkan di tempat wisata tersebut.
“Setiap tahun, pengunjung wisata ini (Jembatan Biru, –red) makin naik. Buktinya jumlah motor yang parkir di tempat saya setiap harinya bertambah. Ora ketang mung siji opo loro. Hehee,” terang salah satu tukang parkir dengan logat setempat, yang enggan disebutkan namanya.
Tabel Perbandingan Jumlah Pengunjung Objek Wisata Alam di Kabupaten Semarang Tahun  2004-2005. [ISTIMEWA/Sumb. Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang 2005]
Hingga berita wisata ini ditulis dan dirilis, reporter belum dapat menyebutkan berapa banyak jumlah kenaikan pengunjung setiap tahunnya di tempat wisata kebanggaan warga Desa Sumurup tersebut. Namun yang jelas, dari tahun ke tahun, jumlahnya makin banyak seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang diparkirkan. Kenaikan jumlah pengunjung tersebut mampu bersaing dengan beberapa tempat wisata alam yang tertera di Kabupaten Semarang, seperti dalam tabel tersebut.

Reporter,

LAKNA 17 ‘UN
×
Berita Terbaru Update