About Me

header ads

TENAGA PASAR GABUS 85% GUNAKAN TENAGA LOKAL

Papan Proyek yang terpasang didepan proyek pasare Gabus (Rome)
Blora Updates - Pemerintah Kabupaten Blors melalui Dinas Perdagangan, Koperasi Dan UKM Blora bertekat segera merampungkan pasar Batu yang terletak di wilayah Gabus, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota. Hal itu dilaksanakan sebagai upaya untuk membangun kawasan ekonomi baru, yaitu di wilayah selatan Blora. Sekaligus untuk penataan kawasan kumuh Kota, yang mana di pasar lama, sudah tidak layak dan terlalu sempit, sehingga perlu dibangun di kawasan yang baru.

Setelah pembangunan tahap pertama selesai, yaitu pada tahun lalu (2017.red, tahun ini pembangunan tahap ketiga dilanjutkan, pasca penandatanganan kontrak tanggal 30 Juli 2018, oleh dua kontraktor utama dari Semarang, yaitu PT. Mitra Wardhana dan PT. Surya Jaya dengan skema kerjasama operasi (KSO), sebagai kontraktor pelaksana pembangunan pasar Sido Makmur, dengan anggaran sebesar Rp. 17,49 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Blora tahun berjalan (2018.red).

Menurut site Manger area, Mohammad Maskuri, pelaksanaan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, disebabkan karena ada kerjasama yang baik antara kontraktor utama dengan kontraktor pendukung, atau sub kontraktor dari pengusaha lokal.

"Hingga saat ini pekerjaan berjalan lancar, progressnya mencapai 45 persen, proyek kami menggandeng kontraktor - kontraktor lokal, seperti pekerjaan sipilnya,baja, listrik dan pavingisasi nantinya juga dilaksanakan oleh rekanan lokal, kami jelas melakukan bina lingkungan dimanapun proyek kami berada,"paparnya.

85Prosen Gunakan Pekerja Lokal Salah satu bentuk meningkatkan perekonomian masyarakat adalah membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen untuk terus menghimbau agar para pelaksana proyek yang dibiayai oleh APBD Blora,harus bermanfaat bagi warga Blora. Bupati Blora, Djoko Nugroho pun tidak segan - segan mengecek jumlah pekerja lokal, hal itu diungkapkan oleh site manager area, Maskuri.

"Kami menggunakan tenaga kerja lokal hingga 85 persen, Pak Bupati pernah tanyakan serapan tenaga lokal, sekali lagi kami selalu menggunakan sumber daya lokal, dari tenaga kerja , material yang sesuai dengan spesifikasinya, peralatan - peralatannya, hingga sub kontraktor pun kami serahi pekerjaan fisiknya, namun tentu saja dibawah pengawasan kami yang ketat, semua fasilitas alat pelindung diri kami penuhi, karena pekerja harus dijaga keamanan dan kesehatannya, dan itu juga tettera dalam kontrak, tapi kadang ada saja yang mengabaikan, namun kami tidak segan untuk mengingatkannya, demi kelancaran bersama," ungkapnya.

Infrastruktur Pendukung Juga Dibangun Pembangunan tahap ketiga ini, berukuran 66 x 67 meter, terdiri dari pekerjaan kios dan los, yang diproyeksikan untuk menampung sekitar 900 pedagang di los dan 140 pedagang yang akan menempati kios - kios yang kini tengah dikerjakan,hingga akhir kontrak yaitu pada pertengahan bulan desember tahun berjalan. Menurut warga setempat, yang enggan ditulis namanya, rencana pemindahan pasar akan dilaksanakan awal bulan januari. Sementara itu, disamping pekerjaan konstruksi pasar, juga dibangun saluran air tertutup di kanan kiri ruas jalan Blora - Randu, yaitu disepanjang pintu air Daerah Irigasi Gabus hingga Jembatan Kali Bunder, serta rencana pembangunan perkantoran di wilayah tersebut, yaitu antara lain, Kantor Kecamatan Blora Kota, yang akan dipindah di depan pasar baru itu, Kantor Kejaksaan Negeri juga direncanakan akan menempati kawasan itu, kemudian Rumah Pemotongan Hewan serta sub Terminal, dan pembuatan akses jalan baru dari kawasan jembatan Jembar hingga pasar Gabus, melalui areal persawahan bengkok desa atau Kelurahan yang telah dibebaskan untuk pembangunan jalan tersebut. (rome)

Posting Komentar

0 Komentar