SEPAK TERJANG PEMUDA PANCASILA BLORA SEPANJANG TAHUN 2021

Munaji Ketua Pemuda Pancasila Blora

BLORA - Pemuda Pancasila (Ormas PP) Blora adalah salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) terbesar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pro Kontra kehadiran Ormas yang dipimpin Munaji saat ini, memberikan warna tersendiri di mata masyarakat. 

Pertengahan tahun 2020, PP Blora sempat terjadi dualisme kepemimpinan. Dualisme tersebut  terkait siapa pemimpin resmi Ormas yang beranggotakan ribuan orang di Blora. Akhirnya PP ada dua yakni, kubu Munji dan Kubu Purwo Subagyo.

Perselisihan kedua kubu memperebutkan posisi ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Blora periode 2019-2024 yang   sah, sempat heboh, hingga membawa permasalahan tersebut ke Gedung DPRD Blora. 

Seiring waktu, Kubu Munaji semakin menguat, sedangkan kubu Purwo perlahan melunak dan senyap. 

Sepanjang tahun 2021, PP Blora beberapa kali menjadi trending topik maupun menjadi buah bibir masyarakat Blora. Berikut rangkuman kabar yang berhasil dihimpun Blora Updates terkait sepak terjang Ormas yang identik berseragam loreng warna oranye, Rabu (15/12/2021). 

PP Blora Protes Bupati Yang Pinjamkan Mobil Dinas untuk pernikahan masyarakat

PP Blora melakukan audiensi dengan Bupati Blora, Arief Rohman, terkait penggunaan mobil dinas Bupati oleh warga Blora dalam sesi pernikahan. 

Bupati Blora Arief Rohman, menyampaikan, bahwa program tersebut sesuai aturan dan sudah konsultasi dengan inspektorat, BPK dan bagian aset. Ia juga menegaskan bahwa program tersebut untuk mensejahterakan masyarakat, seperti halnya kota dan kabupaten lain. 

Hasil audiensi tersebut disampaikan Mbah Mun sapaan akrab Munaji ketua PP Blora, melalui sebuah video diakun instagram @pemuda.pancasila_blora postingan tertanggal 5 April 2021.

"Hasil Audiensi menyepakati bahwa Bupati dan Wakil Bupati Blora tidak akan meminjamkan mobil dinasnya," ucapnya. 

"Negara kita negara hukum, bukan negara sosial. Terkait meminjamkan mobil itu sifat sosial. Kalau mengacu ke UU," imbuhnya. 

Dalam video durasi 1 menit 50 detik tersebut, Mbah Mun juga menyatakan bahwa Bupati Blora Arief Rohman juga merupakan dewan penasehat PP Blora. 

Video Viral Oknum PP Peras Pedagang Pasar Jepon,

Video viral beredar di masyarakat Terkait permintaan sejumlah uang terhadap pedagang dipasar. Aksi premanisme ini meminta setoran sebesar 1 juta setiap bulan kepada sejumlah pelaku maupun pemilik koperasi di Pasar Jepon, Blora, pada Kamis (6/5/2021) pagi.

Salah satu korban bernama Masrindo mengungkapkan bahwa dirinya didatangi sama preman mabuk, hendak meminta tasnya. Selain itu juga memintanya masuk ke mobil

"Aku langsung teriak ke masyarakat 'tolong kami, ini ada ormas Pemuda Pancasila yang ingin merampas kami, yang ingin menindas kami', temanku juga dicoba mau ditendang, karena disuruh juga masuk ke mobil," kata Masrindo ketika menolak masuk ke mobil, ia memilih untuk berteriak kencang sambil mengabadikan dalam bentuk video. 

Video viral inipun tak pelak membuat Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Blora meradang. Namun ia membantah anggota PP melakukan pemerasan kepada para pedagang. 

"Saya akui itu adalah anggota kami, yaitu Pemuda Pancasila dari PAC Kecamatan Jepon, tapi itu dalam konteks pemberantasan rentenir yang terjadi di lingkungan pasar Jepon, jadi bukan pemerasan terhadap pedagang, atau tukang parkir, tidak ada itu," tegasnya. 

Munaji menegaskan, meminta meminta rentenir yang merajalela di Pasar - pasar di wilayah Kabupaten Blora, diberantas. "Termasuk koperasi yang berkedok, karena rentenir adalah kejahatan ekonomi, apalagi di saat pandemi seperti ini," katanya di kantor PP Blora dan diposting di instagram @pemuda.pancasila_blora, Kamis (6/5/2020). 

PP Blora peduli Korban Gunung Semeru. 

PP Blora telah mengirim bantuan logistic, berupa air mineral, masker, makanan, pakaian layak pakai, mie instan dan kebutuhan lainnya, Rabu (08/12/2021).

Seperti yang diberitakan, Munaji mengatakan, aksi social ini bertujuan untuk meringankan penderitaan korban bencana alam erupsi Gunung Semeru

Ketua PP Blora ditangkap Polres Blora

Munaji (42) Ketua PP Blora ditangkap Polres Blora terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Bahkan, saat dites urine, M positif menggunakan sabu-sabu. Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama membenarkan informasi tersebut.

"Dasarnya laporan masyarakat tentang penipuan penggelapan. Kita panggil dan kita periksa. Kemudian kita cek urine, ternyata positif, kita sudah amankan," ungkap Wiraga, Rabu (15/12/2021).

Posting Komentar

0 Komentar