HUT PPDI, DPRD Blora Apresiasi Peran Perangkat Desa Dukung Pembangunan Daerah


BLORA – Di tengah hiruk-pikuk perayaan dan langkah ribuan peserta jalan sehat, Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, menyampaikan penghormatan mendalam kepada para perangkat desa yang telah menjadi garda terdepan pemerintahan selama 20 tahun terakhir. 


Peringatan Hari Ulang Tahun ke-20 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora yang digelar di Alun-alun Blora pada Sabtu (13/6/2026) menjadi momen istimewa untuk merefleksikan peran strategis mereka dalam membangun dari akar rumput.


"Perangkat desa adalah ujung tombak yang setiap hari bersentuhan langsung dengan suka duka masyarakat. Tanpa mereka, kebijakan pemerintah hanya akan menjadi dokumen tanpa nyawa," ujar Mustopa dalam sambutannya di hadapan ribuan peserta yang memadati area alun-alun.


Ia menekankan bahwa sinergi antara PPDI, pemerintah kabupaten, dan pemerintah pusat merupakan kunci utama agar layanan publik berjalan efektif. Menurutnya, perangkat desa tidak boleh berjalan sendiri; mereka adalah mata rantai yang menghubungkan aspirasi warga dengan arah kebijakan pembangunan daerah.


"Kami di DPRD berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan yang lahir di tingkat atas dapat diterjemahkan dengan baik oleh perangkat desa di bawah. Sebaliknya, suara dari desa harus menjadi pertimbangan kami dalam mengambil keputusan," tegasnya.


Mustopa berharap usia dua dekade PPDI menjadi tonggak kedewasaan organisasi. Ia mengajak seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan menjaga integritas dalam menjalankan amanat.


"Selamat ulang tahun ke-20 PPDI Blora. Teruslah bersinergi, teruslah mengabdi, karena kemajuan Blora sangat bergantung pada kekuatan pondasi yang kalian bangun di tingkat desa," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Blora, Cuk Suwarno, menyambut peringatan ini sebagai penguat solidaritas antaranggota. Ia menegaskan bahwa perangkat desa bukan sekadar pelaksana tugas, tetapi juga pengayom yang harus hadir di tengah setiap persoalan warga.


"HUT ke-20 ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi momentum untuk merekatkan kekompakan dan meningkatkan profesionalisme. Pelayanan terbaik untuk masyarakat adalah tujuan akhir kami," ujar Cuk dengan penuh semangat.


Puncak perayaan diwarnai dengan jalan sehat massal yang melibatkan sekitar 10 ribu peserta. Dengan rute sepanjang 1,8 kilometer melintasi ruas-ruas utama kota Blora, kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan yang membaurkan perangkat desa, keluarga, dan masyarakat umum. Suasana semakin semarak dengan kehadiran ratusan doorprize menarik mulai dari kipas angin, kompor gas, sepeda, sepeda listrik, hingga dua unit sepeda motor Honda Beat yang menjadi buruan utama.


Salah satu pemenang beruntung, Yuli, warga Desa Balong Kecamatan Jepon, tak kuasa menahan kebahagiaannya saat namanya dipanggil sebagai penerima sepeda motor pertama. "Saya hanya ikut jalan sehat untuk refreshing, tidak pernah membayangkan bisa pulang membawa motor. Ini berkah luar biasa dari acara PPDI," katanya dengan mata berbinar.


Nasib serupa dirasakan Eka Risti dari Kelurahan Karangjati, yang berhasil meraih satu unit sepeda motor lainnya. "Saya sangat bersyukur. Nomor undian saya keluar di akhir acara, dan saya hampir tidak percaya. Terima kasih PPDI Blora, semoga semakin jaya," ucapnya sambil tersenyum lebar.


Peringatan HUT ke-20 PPDI kali ini tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga pesan mendalam: bahwa pengabdian dua dekade adalah bukti nyata dedikasi perangkat desa, dan perjalanan panjang masih menanti untuk terus memberikan yang terbaik bagi Blora.

Posting Komentar

0 Komentar