Blora Updates - Percaya diri adalah salah satu modal dalam berdagang. Dengan percaya diri, seseorang akan bisa berfikir positif dan senantiasa optimis. Dikombinasi dengan strategi unik, berdagang akan lebih mudah dan menemukan pangsa pasar. Terlebih jika perpaduan percaya diri dan strategi penjualan mampu menghipnotis konsumen hingga senantiasa terkesan dan rindu akan pelayanan yang maksimal. Hal inilah yang dilakukan bapak dari Nur Dandi siswa dari SMK N 1 Blora yang bernama Masdi. Warga asal Kedung Jati Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan ini sukses menjalankan usaha bakul pentol ( Pedagang pentol / cilok ).
Pak Masdi Jualan Pentol sudah cukup lama. Bahkan beberapa masyarakat Grobogan Timur seperti kecamatan Ngaringan dan kabupaten Blora Barat meliputi kecamatan Kunduran, Todanan, Japah, Jati dan Ngawen, menyebutnya sebagai Bakul Pentol Legendaris dengan gaya paling nyentrik. Hal tersebut dikarenakan dalam berjualan Bapak yang menjalankan bisnis berkeliling dengan mengendarai motor ini bepenampilan tidak seperti kebanyakan bakul pentol. Bila umumnya bakul pentol berpenampilan sederhana dengan mengenakan kaos oblong, baju santai dan celana. Namun Pak Masdi berpenampilan beda, yaitu menggenakan Jas, Dasi dan Peci. " Pak Masdi kui di desaku julukannya DPR ( Departemen Pentol Rakyat ) ", ucap akun facebook bernama Cah Cilik di group facebook Blora Updates.
Mengkombinasikan strategi jitu, bakul pentol berdasi ini bertahan dan tetap kokoh ditengah naik turunnya perekonomian daerah. Rasa yang enak, harga terjangkau, pelayanan ramah, berpenampilan rapi dan wangi, hingga dengan ciri khas mengenakan Dasi, Jas dan Peci, membuat bakul pentol yang kadang meninggalkan gerobak dagangan sejenak tuk ikut joged dangdut didepan panggung hajatan/ syukuran meraih omset yang fantastis tuk ukuran di pelosok desa kabupaten Blora.
Akun facebook bernama Hendro Cawuls menulis, " Luar biasa, pak Masdi sehari beromset 1,5 sd 2,5 juta. Paling sedikit dagangan habis 40kg. Mantaaapp ". Nur dandi yang sangat bangga dengan ayahnya menjelaskan " kalau sampai 2,5jt tidak mas "
Dandi menambahkan " Dari usaha bapakku saya bisa bersekolah dengan mudah. Terima kasih buat masyarakat yang suka dengan dagangan bapak saya. Dan terima kasih yang suka dengan bapak saya. Tidak lupa terima kasih yang sudah mempromosikan usaha pentol bapak saya ".


