Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPRD Blora Minta Situs Judol Diberantas Usai 6250 Warga Miskin Dicoret Penerima Bansos

Kamis, 01 Oktober 2026 | 1:08 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T06:09:55Z


Ironis memang kehidupan ini, disaat hidup miskin, ternyata banyak diantaranya yang nekat cari peruntungan dengan main judol. Sehingga nasib mereka sebagai penerima bansos pun harus tumbang dan hilang dari daftar penerima bantuan pemerintah. 


Namun lebih ironis lagi adalah disaat kebiasaan ini tak membuat pemerintah ambil langkah untuk menutupnya. Pemerintah terkesan abai dan membiarkan situs ini hingga kini bertebaran dan mudah diakses. 


Menyikapinya hal tersebut wakil rakyat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah merasa prihatin. 


"Ya prihatin. Jadi istilahnya memang rakyat betul-betul membutuhkan itu. Kalau menurut saya harus dipikir lebih arif dan bijaksana lagi, tidak asal dihentikan," kata Supardi DPRD Blora. 


Ia menilai persoalan 6250 warga miskin di Blora dicoret karena terindikasi judol perlu ditelusuri secara menyeluruh sebelum bantuan dihentikan. 


"Aktivitas judolnya itu memang baru terindikasi atau memang sudah pemain judol rutin atau bagaimana, kan kita belum tahu. Jadi harus ditelusuri sampai akar permasalahan seperti apa," katanya.


Menurutnya, penghentian bantuan secara langsung dapat berisiko merugikan masyarakat yang sebenarnya masih membutuhkan bansos.


Pihaknya mencontohkan, rekening penerima bantuan bisa saja digunakan oleh anggota keluarga, kerabat, tetangga, maupun anak untuk melakukan transaksi. Aktivitas tersebut kemudian berpotensi membuat rekening penerima masuk dalam daftar yang terindikasi judi online.


"Jangan semudah itu. Kadang-kadang akunnya kan dipakai ponakannya, tetangga, atau anaknya. Dan kategorinya itu dia rutin apa bagaimana, nanti bisa saja iseng-iseng," jelasnya.


"Memberantas judol tidak seperti itu. Ya kasih pembinaan, pengarahan, semacam itu. Karena bansos ini sangat diharapkan sekali," ujarnya.


"Kalau memang dia ekonominya sudah kategori cukup, kelihatannya tidak tepat sasaran, itu diberhentikan enggak apa-apa," katanya.


Supardi menegaskan, upaya pemberantasan judi online seharusnya menyasar sumber utama persoalan, yakni situs dan jaringan judi online itu sendiri.


"Harusnya kalau mau memberantas judi online, situs judolnya yang diberantas, diblokir," tegas 


#DPRDBlora #Supardi #Blora #BloraUpdates

×
Berita Terbaru Update